Tampilkan postingan dengan label TAPAKSUCI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAPAKSUCI. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Desember 2015
Minggu, 18 Maret 2012
TAPAK SUCI JUARA UMUM POPDA 2012
Pencak Silat POPDA 2012
Popda Pencak Silat Kabupaten Klaten yang dilaksanakan di Gedung Sunan Pandanaran Klaten Tengah,kamis (15/3).Dalam rangka Pekan Olahraga Pelajar Daerah(POPDA) kabupaten Klaten yang diselengarakan Hari kamis,15 Maret 2012,Kejuaraan POPDA diikuti oleh siswa-siswai SD/MI pada Kategori Seni Tunggal yang terdiri atas 17 siswa ,SMP/MTs terdiri atas 41 Atlit dan SMA/SMA/MA terdiri atas 47 Atlit pada Kategori Tanding,Jumlah atlit keseluruhan adalah 105 atlit.
Katagori Seni Tunggal SD/MI
Dalam Pekan olahraga Pelajar Daerah tahun ini yang mengikuti pada kategori ini lebih banyak dari pada tahun kemarin yaitu 17 Atlit,kategori sini Puteri semuanya di raih oleh tapak suci juara 1-3,Juara 1 Aning Tutwuri siswi SDN 1 Bareng lor,Klaten Utara,Juara II diraih Aninda Sabila Arli A siswi SD Muh Tonggalan Klaten Tengah dan Juara III diraih oleh Alif Imtinah K siswi SDTI BIAS Klaten,Sedangkan Putera Juara 1 diraih oleh Roy Ismal siswa SDN 1 Jelobo,Wonosari,Juara II diraih oleh Iwang Galang Verosa Siswa SDN 1 Gergunung Klaten Utara(dari tapak suci),Sedangkan juara III diraih oleh Ditsa dari SDN 1 Prambanan.Atlit Seni Tunggal yang menjadi Juara I akan dikirimkan ke Popda Jateng di Semarang ,Agustus mendatang.
Kategori Tanding SMP/MTs dan SMK/SMA/MA
Dikategori ini SMP dan SMA terbagi menjadi 15 Kelas yakni 8 kelas Putera dan 7 Kelas Puteri. Pesilat dari Tapak Suci Putera Muhammadiyah Klaten yang dibina oleh Team TC ,Bp.Bejo Santoso,Amin Udin,Slamet Widodo dan Yoyok.Atlit SMP/MTs Juga banyak memperoleh Juara I yaitu 8 Emas Pesilat Putera dan Putri dari sedagkan SMA/SMK/MA Juga seimbang Mendapatkan 8 Emas dari Pesilat Puteri dan Putra,Sehingga Tapak Suci Putra Muhammadiyah Klaten Memperolah Total 18 Emas,9 Perak dan 4 Perunggu dari semua Pertandingan Popda tahun 2012 Kabupaten Klaten.Namun Untuk Pesilat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA akan mengikuti seleksi tingkat esk karisidenan terlebih dahulu sebelum maju ke Propinsi,kata Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia(IPSI)Klaten,Muh Nasir.(SM)
Sabtu, 21 Januari 2012
Turnamen Tapak Suci Jawa Tengah 2011
Kontingen Klaten keluar sebagai juara umum dalam puncak Turnamen II Tapak Suci Jateng antar SMP dan SMA yang dihelat di GOR UMS, Pabelan, Sukoharjo, Kamis (12/1/2012) siang. Sementara itu, kontingen Banjarnegara harus puas menjadirunner up walaupun mengantongi tujuh medali emas, sama dengan perolehan Klaten.
Medali perak lebih banyak direbut Klaten, yakni disumbangkan empat atletnya. Sementara Banjarnegara hanya mengamankan satu perak dan delapan perunggu. Dinda Arum Pratiwi merupakan pesilat putrid asal Klaten yang turun di kategori SMP yang membuka perolehan medali emas dalam partai final, Kamis pagi.
Terpisah, Obrian Ahmad J berperan pecah telur perolehan medali emas bagi Solo. Dewi fortuna belum berpihak kepada kontingen Sukoharjo yang menurunkan atlet terbanyak dalam turnamen itu dari 23 daerah yang andil di dalamnya. Ferry Ramadani adalah pesilat putra kategori SMA yang turut menyumbang perolehan tiga medali emas, empat medali perak dan lima perunggu.
“Sukoharjo memang yang terbanyak mengirimkan atlet kali ini dari total 378 peserta yang turun,” jelas ketua panitia turnamen, Budi Hastorosaat ditemui Solopos.com setelah upacara penutupan.
Kudus keluar sebagai pemilik Juara III setelah mengamankan empat medali emas, tiga perak dan dua perunggu. Budi menyampaikan Muhammad Rois, pesilat Solo mendapat gelar pesilat terbaik bersama pesilat putri Kudus, Elok Intan, Sita Maulana Chandra dari Banjarnegara serta Dewi Puspita dari Klaten. “Ada juga wasit favorit yakni Sumarno,” tutupnya.
Medali perak lebih banyak direbut Klaten, yakni disumbangkan empat atletnya. Sementara Banjarnegara hanya mengamankan satu perak dan delapan perunggu. Dinda Arum Pratiwi merupakan pesilat putrid asal Klaten yang turun di kategori SMP yang membuka perolehan medali emas dalam partai final, Kamis pagi.
“Sukoharjo memang yang terbanyak mengirimkan atlet kali ini dari total 378 peserta yang turun,” jelas ketua panitia turnamen, Budi Hastorosaat ditemui Solopos.com setelah upacara penutupan.
Kudus keluar sebagai pemilik Juara III setelah mengamankan empat medali emas, tiga perak dan dua perunggu. Budi menyampaikan Muhammad Rois, pesilat Solo mendapat gelar pesilat terbaik bersama pesilat putri Kudus, Elok Intan, Sita Maulana Chandra dari Banjarnegara serta Dewi Puspita dari Klaten. “Ada juga wasit favorit yakni Sumarno,” tutupnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
